Tidak terasa sudah lama banget tidak menulis di blog ini. Sebenarnya sih banyak yang ingin ditulis selama ini. Hanya susah sekali mengumpulkan niat untuk memulai. hehe
Post kali ini tujuannya sebagai pengingat supaya tidak bingung lagi mencari resep yang pas.
I see, I hear, I know, I do, I feel, I remember, I write, I share... Pemimpi yang ingin beraksi :)
Wednesday, August 17, 2016
Monday, January 18, 2016
Resep memasak Beef & Brocoli ala Chinese food
Melawan lupa, sebelum saya keburu lupa seperti kemarin-kemarin, kali ini saya segera posting resep membuat beef & brocoli atau daging & brokoli, masakan chinese food yang saya peroleh dari Pinterest dengan penyesuaian seperlunya (tergantung bahan yang ada *grin*). Rasanya yummmy banget. Tidak kalah dengan masakan-masakan ala resto. Hihihi
Bahan:
1. Daging 1/4 kg, potong tipis
2. Brokoli 1/2 kg, potong kecil-kecil
Bumbu:
1. Jahe 2 cm, geprek
2. Gula & garam secukupnya
3. Kecap manis 4 sdm
4. Air jeruk nipis
5. Tepung maizena / terigu 3 sdm, campurkan dengan air
6. Madu 2sdm
7. Bawang putih 1 sdm / 2 butir bawang putih
Cara membuat:
1. Resep yang asli membutuhkan kuah daging. Karena daging saya sudah terlanjur direbus sebelumnya, saya akali dengan memasukkan daging ke dalam air di dalam wajan hingga mendidih, supaya bisa dapat kuahnya.
2. Masukkan semua bumbu, cicipi hingga rasanya pas.
3. Masukkan brokoli, tunggu hingga 5 menit.
5. Sajikan.
Bahan:
1. Daging 1/4 kg, potong tipis
2. Brokoli 1/2 kg, potong kecil-kecil
Bumbu:
1. Jahe 2 cm, geprek
2. Gula & garam secukupnya
3. Kecap manis 4 sdm
4. Air jeruk nipis
5. Tepung maizena / terigu 3 sdm, campurkan dengan air
6. Madu 2sdm
7. Bawang putih 1 sdm / 2 butir bawang putih
Cara membuat:
1. Resep yang asli membutuhkan kuah daging. Karena daging saya sudah terlanjur direbus sebelumnya, saya akali dengan memasukkan daging ke dalam air di dalam wajan hingga mendidih, supaya bisa dapat kuahnya.
2. Masukkan semua bumbu, cicipi hingga rasanya pas.
3. Masukkan brokoli, tunggu hingga 5 menit.
5. Sajikan.
Tuesday, January 12, 2016
Resep cara membuat Pizza mudah dengan teflon super cepat
![]() |
| Bekal sarapan pizza homemade |
Ngomong-ngomong soal pizza, yes, finally saya dapat mengumpulkan niat sebulat-bulatnya untuk membuat pizza sendiri di rumah. Ini acara memasak saya yang paling simple tapi hasilnya oke banget. Waktu yang dibutuhkan untuk memasaknya kurang dari 5 menit. Dijamin memuaskan deh.
Sunday, December 20, 2015
Jual Kaos kaki pendek dewasa mata kaki pria wanita neon sock - Eryena | Tokopedia
Jual Kaos kaki pendek dewasa mata kaki pria wanita neon sock - Eryena | Tokopedia: Jual Kaos kaki pendek dewasa mata kaki pria wanita neon sock, Kaos kaki grosir dengan harga Rp 3.500 dari toko online Eryena, Jakarta. Cari produk kaos kaki lainnya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.
Saturday, December 12, 2015
Cara claim unauthorized / prohibit use di Paypal
Hi readers. Saya akan share tentang pengalaman saya claim prohibit use (penyalahgunaan) akun Paypal yang terjadi kurang lebih sebulan yang lalu. Si pencuri nyaris menguras habis seluruh balance Paypal saya. Tetapi Alhamdulillah semua proses dapat diselesaikan dengan baik dalam 3 hari kerja. Lumayan bikin dag dig dug juga sih. Semoga pelaku segera mendapatkan hidaya supaya bisa mencari rezeki halal di kemudian hari. Aaamiin.
Thursday, October 22, 2015
Resep saus bolognese spageti homemade
Siang. Hari ini bos saya sedang tidak masuk karena sakit, saya pribadi berharap beliau cepat sembuh, dan tidak ada salahnya hari saya agak santai sedikit sambil mengupdate blog saya yang sudah lama terbengkalai *grin*Seperti kebanyakan pasangan yang baru menikah lainnya, tetiba kita jadi hobi masak. Masak karena kewajiban yang lama-lama menjadi kebiasaan dan hobi. Disebut hobi kalau kita melakukannya dengan enjoy ya.
Tuesday, May 19, 2015
Masih Perlukah Ujian Nasional Sekolah Itu?
Di hari yang panas ini, saya kenyang sekali. Hmm, tetapi
saat ini saya sedang tidak ingin membicarakan makanan. Saya ingin membicarakan
tentang sekolah. Sekolah yang sudah beberapa tahun saya tinggalkan, nampaknya
memang sudah sangat berbeda dari zaman saya *kayak sudah umur berapa ya*. Ini
dimulai dari seorang Ibu di kantor, yang membawakan kami makanan enak,
sabu-sabu. Kami sibuk makan tetapi orang yang memberi entah berada di mana.
Ternyata si Ibu baik hati yang dermawan ini sedang sibuk di
Diknas katanya, gara-gara nomor NIS (nomor induk siswa) milik putranya
bermasalah *entah hilang atau ada kesalahan data diri*. Well, saya juga baru
paham kalau sudah ada perubahan yang sangat jauh dari masa saya sekolah dulu. Sekarang,
kartu NIS harus disimpan sejak siswa menjalani ujian nasional di bangku sekolah
Dasar. Informasi data diri yang tersimpan di NIS ini tidak boleh salah, karena
berakibat Anda harus sibuk wira-wiri ke diknas seperti Ibu di kantor saya ini.
ZZzzz, rempong sekali ya.
Sunday, May 3, 2015
Wedding Preparation H-3m
Selamat malam dear pembaca,
Tidak terasa, posting wedding preparation-nya sangat terabaikan ya. Memang, kemarin sedang sok sibuk, sibuk kerja dan kejar setoran ini itu. Tidak terasa juga, hari H-nya semakin dekat. Kalau ditanya bagaimana persiapannya sih saya masih cukup optimis bisa ready on time.
Sejauh ini, persiapan yang sudah kami lakukan adalah memesan undangan (meskipun desainnya belum final, belum jadi), membeli baju koko untuk diberikan saat pengajian sebelum akad, memesan gedung resepsi, memesan make up dan sewa kostum akad beserta resepsi, memesan catering plus mobil pengantin, membeli cincin pengantin, membeli seserahan sudah 90%. Sedangkan PR yang harus kami kejar adalah memesan souvenir, menyewa kursi, lampu, sound, dan tenda untuk acara akad di rumah, menyelesaikan hiasan mahar, menyelesaikan hiasan jilbab, membuat buket bunga.
Undangan dan souvenir memang dari rencana awal kami akan mencarinya di sekitar Jakarta Bekasi, karena saya khawatir pilihan orang tua tidak sesuai dengan selera saya, hehe. Kalau di post sebelumnya saya memang sangat berniat membuat sendiri souvenir pernikahan (DIY), tetapi nyatanya niat itu luntur karena hasilnya tidak sebagus yang saya bayangkan, kurang rapi tepatnya, dan saya tidak ingin mengambil risiko kalau souvenirnya tidak selesai karena saya sibuk menjahit rapi. Akhirnya minggu ini kami mulai hunting-hunting souvenir di pasar Jatinegara Jakarta. Banyak sekali jenisnya, yang sesuai budget, hingga kami pusing dibuatnya *pusing pala capeng*. Setelah cocok dengan satu jenis, kami agak ragu dengan ongkos kirimnya ke kampung. Agaknya kami masih harus mencari info lagi supaya souvenirnya tidak berat di ongkos.
Untuk undangan, saya masih belum memberikan informasi tentang isi undangan, baru tanda jadi tadi. Pesannya di daerah Bekasi, dekat stasiun Bulan-Bulan. Banyak sekali usaha percetakan di sana, jadi tidak bakal kehabisan sample undangan yang cocok. Saya sendiri sudah ke sana beberapa minggu yang lalu tetapi tidak menemukan model yang cocok dengan harga yang on budget. Eh iseng-iseng mampir tadi malah langsung ketemu yang OK banget. Alhamdulillah. Saat ini saya masih mempertimbangkan akad nikahnya mau di rumah atau di masjid dekat rumah. Ada beberapa hal yang masih perlu dipikirkan.
Tidak terasa, posting wedding preparation-nya sangat terabaikan ya. Memang, kemarin sedang sok sibuk, sibuk kerja dan kejar setoran ini itu. Tidak terasa juga, hari H-nya semakin dekat. Kalau ditanya bagaimana persiapannya sih saya masih cukup optimis bisa ready on time.
Sejauh ini, persiapan yang sudah kami lakukan adalah memesan undangan (meskipun desainnya belum final, belum jadi), membeli baju koko untuk diberikan saat pengajian sebelum akad, memesan gedung resepsi, memesan make up dan sewa kostum akad beserta resepsi, memesan catering plus mobil pengantin, membeli cincin pengantin, membeli seserahan sudah 90%. Sedangkan PR yang harus kami kejar adalah memesan souvenir, menyewa kursi, lampu, sound, dan tenda untuk acara akad di rumah, menyelesaikan hiasan mahar, menyelesaikan hiasan jilbab, membuat buket bunga.
Undangan dan souvenir memang dari rencana awal kami akan mencarinya di sekitar Jakarta Bekasi, karena saya khawatir pilihan orang tua tidak sesuai dengan selera saya, hehe. Kalau di post sebelumnya saya memang sangat berniat membuat sendiri souvenir pernikahan (DIY), tetapi nyatanya niat itu luntur karena hasilnya tidak sebagus yang saya bayangkan, kurang rapi tepatnya, dan saya tidak ingin mengambil risiko kalau souvenirnya tidak selesai karena saya sibuk menjahit rapi. Akhirnya minggu ini kami mulai hunting-hunting souvenir di pasar Jatinegara Jakarta. Banyak sekali jenisnya, yang sesuai budget, hingga kami pusing dibuatnya *pusing pala capeng*. Setelah cocok dengan satu jenis, kami agak ragu dengan ongkos kirimnya ke kampung. Agaknya kami masih harus mencari info lagi supaya souvenirnya tidak berat di ongkos.
Untuk undangan, saya masih belum memberikan informasi tentang isi undangan, baru tanda jadi tadi. Pesannya di daerah Bekasi, dekat stasiun Bulan-Bulan. Banyak sekali usaha percetakan di sana, jadi tidak bakal kehabisan sample undangan yang cocok. Saya sendiri sudah ke sana beberapa minggu yang lalu tetapi tidak menemukan model yang cocok dengan harga yang on budget. Eh iseng-iseng mampir tadi malah langsung ketemu yang OK banget. Alhamdulillah. Saat ini saya masih mempertimbangkan akad nikahnya mau di rumah atau di masjid dekat rumah. Ada beberapa hal yang masih perlu dipikirkan.
Thursday, April 16, 2015
Menuju Stasiun Pasar Turi Surabaya dengan Bis Kota
Di minggu pertama bulan April kemarin kami menyempatkan
pulang kampung. Maklum, ada tanggal merah di hari Jumatnya, peringatan Good
Friday katanya. Dari Probolinggo, kami menggunakan bis patas seperti biasa,
lumayan kaget harganya melonjak tajam dari harga yang saya ingat sebelumnya.
Sebagai informasi, tarif bis patas Probolinggo – Surabaya dan sebaliknya adalah
Rp30.000. Padahal dulu semasa kuliah tarifnya hanya dua puluh ribuan.
Tuesday, March 24, 2015
Cara mengecilkan ukuran celana panjang
![]() |
| Image credit : cottonandcurls |
Saturday, March 7, 2015
Sarapan Mahal di KFC Stasiun Manggarai
![]() |
| Sarapan saya dari KCF Stasiun Manggarai |
Tuesday, February 10, 2015
Repotnya Membeli Tanah / Bangunan Warisan
Dear Readers,
Sebenarnya malam ini niatnya mau nyicil sulaman headpiece. Apa daya malesnya kambuh jadi sepertinya saya mengerjakan translate dulu saja. Sambil menunggu rendaman cucian saya ingin berbagi tentang informasi bertransaksi dengan pemilik properti warisan.
Sebenarnya malam ini niatnya mau nyicil sulaman headpiece. Apa daya malesnya kambuh jadi sepertinya saya mengerjakan translate dulu saja. Sambil menunggu rendaman cucian saya ingin berbagi tentang informasi bertransaksi dengan pemilik properti warisan.
Saturday, January 31, 2015
Kenapa mempunyai blog itu penting?
![]() |
| Image source |
Secara pribadi, saya benar-benar merasakan manfaat mempunyai blog. Dulu semasa kuliah dan belum terikat pekerjaan resmi seperti sekarang, blog adalah salah satu sumber pundi-pundi uang jajan saya. Yaaa, meskipun tidak gede-gede amat sih. Beberapa teman yang fokus develop blog bahkan bisa punya uang saku yang lebih besar daripada gaji saya sekarang lhoh.
Subscribe to:
Posts (Atom)





