Friday, November 7, 2014

Belanja dakron guling di Tanah Abang



Dakron pasar tanah abang kiloan
Cami berpose dengan sekarung dakron
Weekend ini saya janjian ketemu teman lama, teman kampus, namanya Fla. Kami berjanji untuk bertemu di Tanah Abang untuk berbelanja (bisa juga window shopping saja). Ternyata cami juga ikut. Tumben-tumbenan dia semangat ke tanah abang kan? Eh ternyata ada maunya. Hihihi


Kami tiba di lokasi jam 11, di blok B. Cami langsung bergegas mencari barang incarannya. Yup, this is Dacron! Kami berkeliling tanah abang blok A dan B di area stand kain untuk mencari dakron. Cami sedang butuh guling karena di kosnya hanya disediakan bantal, jadi tidak ada yang bisa dipeluk-peluk. Awalnya cami berniat mencari guling yang sudah jadi di pasar modern. Saya pun familiar dengan guling yang biasanya terlihat di Ace handware dan Hypermart. Range harga paling murah kira-kira hampir Rp 100.000 per pcs nya. Iseng-iseng saya nyeletuk menawarkan menjahit sendiri gulingnya, harganya pasti tidak sampai Rp 50.000. Eh tanpa disangka cami excited sekali dan semangat mengajak belanja ke Tanah abang. Hahaha.

Setelah berkeliling-keliling lumayan buat pegal kaki, saya memutuskan untuk browsing di internet untuk mencari pencerahan. Kami sudah mengabiskan hampir seliter air mineral tanpa hasil. Sepertinya tim security yang kami tanya juga kurang paham lokasi stand di blok tempat dia bekerja. Saya menemukan informasi dari sebuah craft blog, doll maker, mengenai lokasi pembelian dakron di tanah abang. Ternyata dakron tidak dijual di dalam blok tanah abang (atau mungkin saya hanya belum menemukannya ya). Saya menemukan sebuah toko di jalan Kh Mansyur yang menjual dua jenis dakron. Tokonya ada di luar blok tanah abang. Saya menyeberang ke arah Metro tanah abang untuk menyusuri toko-toko yang menjual karpet dan kasur sebelum akhirnya saya menemukan dakronnya. 

Kira-kira setelah berjalan 200 meter dari Metro tanah Abang, kami menemukan toko yang dimaksud. Dari luar tidak ada tanda-tanda kalau toko ini menyediakan dakron, tapi saya tetap yakin saja kalau dakronnya pasti ada. Dakron yang mereka tawarkan ada dua macam, yang pertama harganya Rp 20.000 per kg dan yang lain Rp 30.000/kg. Jauh lebih murah bukan? Seperti biasa, saya tetap mencoba menawar namun ditolak mentah-mentah. Harga bisa diturunkan kalau kita membeli dalam jumlah lebih besar, misal 5 kg yang muat dalam satu karung sebesar drum minyak.

Saat kami bilang bahwa kami butuh dakron untuk membuat guling, bapak pramuniaga toko menawarkan untuk membeli 2 kg dakron. Saya tidak yakin kalau kami 2 kg karena dari yang saya ingat, bantal cinta saja hanya butuh 1 kg, apalagi guling yang bentuknya lebih kurus, ya kan?

“Sekilo dulu saja Bang, saya pingin lihat dapat seberapa banyak.” ujar saya.

Benar saja, belum sekilo, dakronnya sudah memenuhi karung beras yang digunakan sebagai wadah. Cami yang awalnya ngotot mau 2 kg akhirnya juga mau mundur ke 1 kg. Waah, ini si abang pramuniaganya mau coba-coba tipu-tipu ya. So, kami pulang dengan membawa sekilo dakron yang langsung dimasukkan ke sarung guling yang sebelumnya sudah saya siapkan (saya jahit sendiri). 

Sebagai informasi, kami memilih dakron yang Rp 30.000 per kg karena teksturnya lebih mengembang dan lentur, cepat kembali ke bentuk asal saat di tekan. Jadi tidak mudah kempes. Belum separuh masuk, dakronnya sudah terasa memenuhi seluruh ruang sarung. Waaah, untung saja tidak jadi beli 2 kg ini. Akhirnya setelah agak memaksa, dakron 1 kg masuk semua ke sarung, tetapi sarungnya jadi agak kesempitan. Ukurannya mencapai 35 cm diameter dan 105 cm panjangnya. Ukurannya jadi tidak standar ya. Rasanya sih enak, sangat padat,  nyaman dipeluk. Dari terawangan saya berdasarkan tingkat kepadatan dakron, guling-guling yang dijual di pasaran sepertinya hanya menggunakan setengah kilogram dakron, makanya permukaannya agak kempes, tidak sepadat guling baru yang kami buat. 

Setelah dihitung-hitung, ongkos membuat guling ini adalah Rp 30.000 dakron dan kainnya mungkin sekitar Rp 10.000, total Rp 40.000 per pcs, dijahit dengan bumbu cinta sepenuh hati *shy*.  Nah, total cost nya lebih murah kan daripada guling dakron di supermarket. Kalau pakai setengah kg dakron malah hanya Rp 15.000 harganya, total dengan kain Rp 25.000. Tidak harus menggunakan mesin jahit seperti saya lhoh. Jahit tangan juga bisa karena jenis jahitan yang diperlukan kan hanya jahit lurus saja. Bagaimana, tertarik mencoba?

Happy crafting!

7 comments:

  1. Ke arah yang menuju tanah abang. Di kiri jalan. Saya lupa nama tokonya maaf.

    ReplyDelete
  2. Mau dong jadi gulingnya
    Hahaha
    Kidding

    ReplyDelete
  3. Makasih infonya 😊, jadi menggebu gebu nih hasrat beli dakronnya 😁

    ReplyDelete
  4. Makasih infonya 😊, jadi menggebu gebu nih hasrat beli dakronnya 😁

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. Silakan dibaca lengkap pos nya ya gan :)

      Delete